Jika Tampilan Berantakan Silahkan Buka Menggunakan / If the Display is Irregular, Please Open Using Google Chrome

Musik Tradisional Memiliki Fungsi ? Macam - Macam Fungsi Musik Tradisional

jelaskan fungsi musik dalam sebuah tarian fungsi musik dalam sebuah tarian sebutkan fungsi musik dalam sebuah tarian apa fungsi musik dalam sebuah tar

Secara umum, kehadiran seni musik tradisional didalam
masyarakat mempunyai berbagai macam fungsi. Fungsi musik tradisional dibedakan secara umum dan khusus.

Fungsi musik tradisional secara umum 

Fungsi musik tradisional secara umum dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu fungsi individu dan fungsi sosial

Fungsi individu merupakan ekspresi atau ungkapan isi hati yang menjadi media kepuasan bagi penciptanya. Contohnya : ungkapan rasa cinta, kekaguman, dan keindahan

Fungsi sosial adalah musik yang berperan didalam kehidupan sosial manusia, yaitu sebagai berikut :

1. Sebagai media hiburan, musik tradisional berfungsi untuk menghibur masyarakat setempat yang berupa pertunjukan secara langsung maupun tidak langsung.

2. Sebagai media pendidikan, musik tradisional memiliki fungsi untuk memberikan pendidikan bagi masyarakat mengenai tingkahlaku agar menjadi manusia yang memiliki budi pekerti yang luhur, sopan, serta memiliki perasaan yang lembut.

3. Sebagai media komonukasi, dalam masyarakat musik tradisional berfungsi sebagai alat komunikasi contohnya : suara kentungan yang dibunyikan untuk menyatakan adanya bahaya, komunikasi yang berupa pesan yang disampaikan didalam suatu bentuk lagu/syair dari musik tradisional.

4. Sebagai media budaya, fungsi musik dalam hal ini untuk melakukan segala aktivitas atau kegiatan anggita masyarakat yang berhubungan dengan adat istiadat setempat. Contohnya, pertunjukan musik pada acara penyelenggaraan upacara adat, seperti upacara perkawinan dan kelahiran.

Fungsi Musik Tradisional secara Khusus

Fungsi musik tradisional secara khusus dikategorikan dalam beberapa hal, antara lain :
1. Mengiringi upacara adat. Misalnya, musik gamelan bali dan gamelan jawa mengiringi pernikahan dan kelahiran bayi.

2. Mengiringi tari. Misalnya gamelan bali, gamelan jawa, gamelan sunda dan gamelan sumatra mengiringi tarian yang berasal dari daerahnya masing-masing.

3. Mengitingi berbagai acara hiburan. Misalnya pergelaran wayang kulit, wayang golek, sendratari, wayang orang, ketoprak dan ludruk.

4. Sebagai hiburan dalam acara menyambut tamu. Misalnya musik gamelan jawa dan gamelan bali

Fungsi dan Peran Musik Tradisional dalam Masyarakat

Hasil Pengamatan Terhadap Pertunjukan Musik Tradisional

1. Mengapresiasikan diri
Setelah menyaksikan pertunjukan musik tradisional, penikmat musik dapat mengapresiasikan diri dalam bentuk sikap menghargai dan bangga terhadap musik tersebut.

2. Keindahan musik tradisional
Setelah menyaksikan peetunjukan musik, apresiator akan memahami dan merasakan sesuatu keindahan dalam musik tradisional tersebut. Rasa keindahan ini dirasakan melalui alunan suara/bunyi alat musik (instrumen musik), suara vokalis penyanyi, penampilan dari para pemain musik tradisional, syair atau lagu tradisional.

3. Keunikan alat musik tradisional
Keunikan alat musik tradisional dapat dilihat melalui bentuk dari alat musik tradisional, bahan, dan teknik. Semua itu merupakan keunikan yang ditampilkan dan menjadi ciri khas dari budaya daerah setempat.

Ansambel Musik Tradisional

Ansambel musik tradisional dapat dibedakan menjadi dua kelompok ansambel besar dan ansambel kecil. Ansambel besar terdiri atas banyak instrumen dengan berbagai jenis ragam dalam bentuk, warna nada, dan fungsi. Sementara ansambel kecil umumnya memakai kurang dari sepuluh instrumen musik yang terdiri atas satu atau dua jenis.

Ansambel-ansambel besar dimiliki oleh daerah-daerah yang dahulu merupakan kerajaan besar, terutama dipulau jawa, madura, dan bali. Ansambel kecil dimiliki dimiliki oleh dunia musik rakyat dan umumnya terdapat didaerah pedesaan serta dikerajaan-kerajaan diluar jawa dan bali. Ansambel ini dimaninkan untuk hiburan dan upacara.

Ansambel besar biasanya terdiri atas instrumen tabuh yang sumber suaranya terbuat dari logam yang dilaras. Ansambel besar juga terdiri atas alat musik gesek, petik, tiup dan yang menggunakan selaput. Suara manusia, baik sendiri maupun bersama, sering dianggap sebagai instrumen. Contoh ansambel ini adalah gamelan.

Ansambel kecil terdiri atas instrumen bambu seperti yang terkenal didaerah banyumas, jawa tengah, instrumen petik seperti gambus dan kecapi ditemukan disepanjang bagian barat indonesia dengan nama berbeda. Instrumen tiup seperti saluang dan sampelong dari sumatera barat, atau instrumen gesek seperti rabab derek, rabab pesisir (sumatra), dan kosok-kosok (sulawesi).

Ansambel yang seluruhnya terdiri atas tatabuhan seperti rebana dan gendang biasanya tidak bernada. Musik jenis ini lebih berintikan irama yang bersambung dari setiap instrumen. Namun demikian, beberapa instrumen dapat disetel, contohnya gondang sabangunan yang dimainkan oleh orang batak disumatera utara yang terdiri atas satu perangkat gendang bernada yang disebut teganing.

Demikian yang dapat kami sampaikan dalam artikel kali ini jika ada kurang dan lebih nya kami mohon maaf, semoga artikel ini dapat membantu kalian semua yang sedang mencari refrensi atau apapun itu, dan jika ini bermanfaat tolong share kepada teman teman kalian agar artikel ini semakin bermanfaat bagi banyak orang.



Memiliki Keingintahuan Yang Tinggi. Pantang Menyerah Sebelum Bisa. Ingin Mencerdaskan Kehidupan Bangsa.